Tidak Sabar Antre, Pengendara & Pejalan Kaki di Tangerang Lewat Jalan yang Baru Dicor

tak-sabar-antre-pengendara-dan-pejalan-kaki-di-tangerang-lewat-jalan-yang-baru-dicor-1
Berita

Tidak Sabar Antre, Pengendara & Pejalan Kaki di Tangerang Lewat Jalan yang Baru Dicor

Merdeka. com – Jalan Raya Serang Km 24, 5 Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang rusak dalam sekapur sirih. Pengguna jalan yang tak sabar mengantre akibat pola buka tutup yang diterapkan nekat melintasi separuh pranata jalan yang baru dicor.

Peristiwa tersebut beredar luas di instagram. “Jalan di Balaraja, Kabupaten Tangerang, tepatnya jembatan setelah PT Adis lagi dicor. Awalnya sistem satu pedoman dan buka tutup melalaikan jalan beton sampingnya. Pola satu arah menimbulkan kemacetan parah, terus ada yang nekat lewat jalan yang baru dicor, akhirnya seluruh kendaraan lewat jalan yang baru dicor, ” tulis pemilik akun @ajililo. ngrh yang mengaku melintasi jalan itu pada Selasa (28/9).

Postingan tersebut disukai 1. 174 warganet dan ditanggapi beragam sebab para pengikut akun itu. “Jalan rusak ngoceh, dibenerin macet engga sabaran. Emang engga ada jalan asing apa, ” tulis pemilik akun @enchankjawe.

Warganet lainnya juga menanggapi tidak adanya pengatur berantakan lintas di jalan akses menuju kawasan industri dalam Kabupaten Tangerang itu.

“Kenapa engga tersedia yang jaga. Ormas misalnya. Cuma nanya, ” tulis pemilik akun @toko_queisha_serbaserbi.

Kepala Dinas PU PR Kabupaten Tangerang Slamet Budi mengaku sudah menerima banyak laporan perihal kondisi pengecoran jalan yang hancur itu. Dia menyebutkan pekerjaan proyek pengecoran itu dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Pekerjaan Nasional.

“Balai Jalan Nasional, bukan (Dinas PU Kabupaten Tangerang). Teman-teman UPT sudah menyampaikan laporan, cuma itu kan kewenangan Balai Besar Jalan, Departemen PU, ” ucap dia. [yan]

Back To Top