Telah Dipecat KPK, Nasib Pemeriksa Robin di Institusi Polri Tunggu Putusan Pengadilan

sudah-dipecat-kpk-nasib-penyidik-robin-di-institusi-polri-tunggu-putusan-pengadilan-1
Berita

Telah Dipecat KPK, Nasib Pemeriksa Robin di Institusi Polri Tunggu Putusan Pengadilan

Merdeka. com – Polri belum bersikap tempat dipecatnya penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju.

Kepala Biro Penerangan Kelompok Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono berhelat masih menunggu salinan putusan dari pengadilan berkaitan dengan perkara yang sedang dihadapi oleh AKP Stepanus Robin Pattuju.

“Nanti kita lihat sampai ke depannya putusan apa dengan diterima oleh bersangkutan, setelah menerima putusan, tentunya Polri akan bersikap atas putusan tersebut, ” kata dia di Mabes Polri, Kamis (3/6).

Rusdi menyebut, saat ini KPK masih menyelidiki kasus dengan membelit Stepanus Robin Pattuju berkaitan dengan penanganan sangkaan korupsi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjungbalai.

“Semua masih berproses, ketika yang bersangkutan tersangkut pada perkara pidana ini masih tetap berjalan. Polri me dengan apa yang sedangkan berjalan, ” ucap tempat.

Penyidik Robin ditetapkan sebagai tersangka uang sogok bersama Syahrial dan pengacara Maskur Husain. Robin serta Maskur diduga menerima uang sogok dari Syahrial sebesar Rp1, 3 miliar dari janji fee Rp1, 5 miliar.

Suap dikerjakan agar Robin membantu mengakhiri penyelidikan kasus dugaan korupsi di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai yang menyeret nama Syahrial.

KPK menduga ada keterlibatan Azis Syamsuddin dalam kasus ini. KPK menduga Azis menodong Robin membantu mengurus perkara Syahrial di KPK.

Azis Syamsuddin & Syahrial merupakan politikus Partai Golkar. Pertemuan Syahrial secara penyidik Robin dilakukan di rumah dinas Azis Syamsuddin.

Azis Syamsuddin sudah dicekal ke sungguh negeri oleh KPK selama enam bulan sejak 27 April 2021.

Azis dicekal ke asing negeri bersama dua karakter lainnya. KPK tak menyuarakan nama, namun berdasarkan fakta dua pihak tersebut yaitu Agus Susanto dan Aliza Gunado.

Kediaman serta ruang kerja Azis juga sudah digeledah awak penyidik KPK pada 28 April 2021 dan 3 Mei 2021. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tim penyidik menyita barang bukti bersifat dokumen yang terkait secara kasus.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6. com [rhm]

Back To Top