Tabrak Prokes, Puluhan Tamu & Pemandu Lagu di Tangsel Diangkut Satpol PP

Berita

Tabrak Prokes, Puluhan Tamu & Pemandu Lagu di Tangsel Diangkut Satpol PP

Merdeka. com – Sebanyak 15 Pemandu gaya dan 6 orang tamu karaoke di Cafe Ciputri, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, diamankan petugas ikatan dalam operasi PPKM Mikro yang dilaksanakan Sabtu (26/6) hingga Minggu (27/6) pagi buta.

Kepala Tempat Penegakan Perda, Satpol PP Tangsel Sapta Mulyana membaca, operasi tersebut dilakukan di dalam rangka pembatasan mobilitas masyarakat, di tengah masa PPKM mikro di Tangsel. Di dalam operasi itu ditemukan masih ada sejumlah masyarakat dan pelaku usaha yang belum mematuhi aturan dan seruan dari pemerintah, untuk peraturan terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Tadi malam tim khusus melaksanakan kegiatan gabungan mengarah ke kaum titik di Ciputat, Bintaro, dan Serpong. Terkait adanya kerumunan dan terindikasi tidak melaksanakan protokol kesehatan secara baik. Kita periksa 15 wanita pemandu lagu & 6 pria tamu lantaran kafe di Ciputat & sepasang bukan suami pedusi dari hotel di Bintaro, ” kata Sapta ketika dikonfirmasi.

Selain para tamu dan praktisi kafe yang melanggar prokes, petugas di lapangan selalu mendapati ratusan botol minuman keras dari lokasi itu.

“Setelah manajemennya kita temui, maka kita langsung mengarah pada penghentian kegiatan musik. Di dalam juga terdapat minuman berlelah-lelah yang diambil untuk dijadikan barang bukti karena miras tidak diizinkan untuk diperjualbelikan di Kota Tangerang Selatan, ” tegas Sapta.

Kemudian dari kegiatan di Cafe Ciputri, petugas gabungan membawa 22 karakter yang diduga melakukan pelanggar protokol kesehatan. Mereka dibawa dengan truk Dalmas ke Polres dan Kantor Satpol PP Tangsel.

“Mereka dilakukan tes urine di Polres dan dilanjutkan dengan serah terima ke Satpol PP dan kita BAP. Dari total jumlah keseluruhan yang kita jaring dari tempat itu, sepadan bukan suami istri di hotel harian di kawasan Pondok Aren, ” terangnya.

Sapto menetapkan, dari hasil pemeriksaan urine, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Sementara itu, para pelanggar Prokes diberikan arahan buat tidak mengulangi perbuatannya.

“Tadi pagi mereka semua kami pulangkan, ” ucap Sapta. [yan]

Back To Top