Siap 100 Persen, Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Siap Dioperasikan

Siap 100 Persen, Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Siap Dioperasikan
Berita

Siap 100 Persen, Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Siap Dioperasikan

Merdeka. com – Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 38, 29 kilometer dengan nilai investasi proyek menyentuh Rp12, 22 triliun, telah siap 100 persen pengerjaannya. Ruas pungutan tersebut dapat segera dioperasionalkan.

Direktur Utama Waskita Susunan, Destiawan Soewardjono, mengatakan pembangunan Pekerjaan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) akan menyampaikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik ke kawasan industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), yang ialah kawasan industri terintegrasi pertama dalam Indonesia dan terbesar di Jawa Timur. Tol KLBM ini biar akan segera diresmikan sehingga bisa dibuka untuk umum.

“Tol ini akan menjadi backbone pada jalur logistik di Jawa Timur, ” kata Destiawan, Selasa (24/11).

Pembangunan Tol KLBM terdiri atas empat seksi. Dalam Seksi 1 Krian Kademean Menyilih sepanjang 9, 77 km secara progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Seksi 2 Kademean Mengganti-Boboh sepanjang 8, 83 km progres konstruksi telah mencapai 100 persen.

Seksi 3 Boboh-Bunder sepanjang 10, 40 km progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Sementara untuk Seksi 4 ruas Bunder-Manyar belum bisa dipastikan kapan rampung lantaran terhambat pandemi Covid-19, sehingga alokasi anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya terkena refocusing.

Ia menambahkan, selain buku tol KLBM, PT Waskita Susunan (Persero) Tbk masih terus ekspansif dalam pengembangan infrastruktur di Jawa Timur. Ada 2 ruas tol lain yang pembangunannya dilakukan oleh Perseroan.

Yakni perdana, ruas Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43, 75 km dengan nilai investasi Rp6, 36 triliun. Dan ke-2, ruas Tol Probolinggo- Banyuwangi dengan nilai janji mencapai Rp1, 05 triliun.

Untuk pembangunan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo terdiri atas 4 Seksi. Pada Seksi 1-3 telah berfungsi, sedangkan Seksi 4 masih di proses konstruksi. Sementara, untuk kelanjutan proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi lama penerapan akan dilakukan 730 hari kalender. Ruas ini nantinya akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk,
dimana Waskita hanya sebagai kontraktor pada paket I yang ber-JO dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

“Untuk kontrak paket ini sudah dapat namun Surat Perintah Berangkat Kerja nya (SPMK) masih menunggu dari Jasa Marga, ” jelas Destiawan.

Destiawan membaca sinergi yang dilakukan Waskita di proyek ini merupakan upaya Perseroan bersinergi dengan pemerintah setempat buat meningkatkan keterlibatan pengusaha lokal khususnya UMKM. [lia]

Back To Top