Satpol PP Depok Bubarkan Perut Pesta Pernikahan, Lomba Rumor Kicau dan Sanggar Senam

satpol-pp-depok-bubarkan-dua-pesta-pernikahan-lomba-burung-kicau-dan-sanggar-senam-1
Berita

Satpol PP Depok Bubarkan Perut Pesta Pernikahan, Lomba Rumor Kicau dan Sanggar Senam

Mandiri. com – Satuan Polisi Pengasuh Praja (Satpol PP) Praja Depok, Jawa Barat, mendiamkan paksa empat kegiatan warga yang melanggar Pemberlakuan Pemisahan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Lapisan 4 Covid-19 karena menerbitkan kerumunan.

Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny mengatakan, kesibukan yang dihentikan terdiri sebab dua resepsi pernikahan dengan dilaksanakan di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan & Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong.

Sedangkan satu lokasi lomba gantangan burung kicau serta satu letak sanggar senam yang keduanya berada di Kelurahan Tempat tinggal Jaya, Kecamatan Cipayung.

Kegiatan tersebut mengenai instruksi Menteri Dalam Jati Nomor 30 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pemisahan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Lavel 4 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Daerah Jawa dan Bali.

“Kami bertindak bersandarkan laporan masyarakat Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Garuda 1 bergerak & bertindak cepat untuk menghapuskan empat kegiatan tersebut, ” ujarnya. Seperti dilansir Kurun, Minggu (15/8).

Menurut dia, penindakan dilakukan dengan pembubaran dan mas sanksi tertulis. Selain itu, juga diberikan imbauan jika pada masa PPKM Lapisan 4, tidak diperbolehkan mengimplementasikan kegiatan yang berpotensi memobilisasi massa.

“Sesuai instruksi penerapan PPKM Tangga 4, resepsi pernikahan maksimal dihadiri 20 orang, dengan menerapkan protokol kesehatan dengan lebih ketat dan tak menerapkan makan di wadah resepsi. Penyediaan makanan cuma diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang, ” jelasnya.

Lienda berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi keyakinan PPKM Level 4 dengan penuh kesadaran, termasuk melakukan pengawasan secara bersama-sama sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Seluruh bagian baik aparat di pada setiap tingkatan, pengurus lingkungan, tipu masyarakat, tokoh agama, muda, dan masyarakat bersatu lebur dan bekerja sama melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19, sehingga pemberlakuan PPKM Lavel 4 ini bisa efektif, ” ujarnya. [noe]

Back To Top