Rahasia Pengisap Darah Ternak di Tapanuli Utara Belum Terpecahkan

Rahasia Pengisap Darah Ternak di Tapanuli Utara Belum Terpecahkan
Berita

Rahasia Pengisap Darah Ternak di Tapanuli Utara Belum Terpecahkan

Merdeka. com – Misteri kematian puluhan ternak yang diisap darahnya di Dusun Pargompulan, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) belum terpecahkan. Tim yang melakukan perburuan belum menjumpai makhluk yang membunuh dan diduga mengisap darah hewan-hewan itu.

“Belum ada (ditemukan). Sebetulnya malam ada dapat diburu, akan tetapi makhluknya bukan itu, ” prawacana Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Selasa (23/6).

Pekerjaan masih dilakukan. Masyarakat bersama tim dari BBKSDA, dan TNI , petugas , aparat kecamatan dan dukuh terus melakukan perburuan sekaligus memeriksa petunjuk baru.

Kurang CCTV dipasang di beberapa negeri yang diperkirakan bakal didatangi makhluk pengisap darah itu. Namun mematok kini belum ada yang tertangkap kamera.

Nikson selalu mengimbau agar peternak di Kampung Pohan Tonga membuat perangkap pada dekat kandang. “Mereka kita harapkan terus waspada. Yang punya peliharaan dibuat kandangnya yang bagus, dipasang jebakan di sana, ” imbaunya.

Sebelumnya, puluhan hewan ternak milik warga Dusun Pargompulan mati dengan kondisi terluka & kehilangan darah. Beberapa spekulasi pegari terkait kejadian misterius ini, termasuk yang berbau mistis.

Kasus misteri ini terjadi dalam desa itu sejak sekitar dua pekan lalu. Hewan ternak dengan ditemukan mati mulai dari mandung, bebek, hingga babi. Selain terluka dan kehilangan darah, ada pula yang isi perutnya hilang. Di beberapa lokasi ditemukan jejak & bekas cakaran yang juga masih misterius.

Sejumlah cara dilakukan untuk mengungkap fakta itu. Selain pencarian dan pemasangan CCTV, Nikson juga membuat sayembara. Tempat menyiapkan hadiah uang Rp 10 juta bagi siapa pun yang bisa memecahkan misteri ini. [gil]

Back To Top