Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Ilegal di Cilacap

polisi-gagalkan-penyelundupan-ribuan-benih-lobster-ilegal-di-cilacap-1
Berita

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Ilegal di Cilacap

Lepas. com – Penyidik Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jateng berhasil mengecewakan penyelundupan benih lobster senilai Rp 2, 3 miliar. Satu kurir YPD diamankan karena kedapatan mengirimkan baka lobster tanpa izin formal menuju luar negeri.

“Saat ini tim sudah menyita benih bening lobster sejumlah kurang lebih 9. 320 ekor dengan diduga akan diselundupkan muncul negeri. Jenis lobster mutiara dan lobster pasir. Modusnya lobster itu dimasukan kardus rokok, ” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Rabu (29/9).

Dia menyebut penyelundupan benih lobster berawal daripada pendalaman dan pengamatan Ditpolairud Polda Jateng terhadap nelayan di perairan Cilacap. Dia menyebut, banyak nelayan yang mencari benih lobster.

“Selanjutnya dilakukan penyelidikan terhadap oknum nelayan dengan akan melakukan pengumpulan baka lobster, ” terangnya.

Petugas yang keahlian info tersebut langsung melangsungkan penyelidikan langsung menangkap YPD pada Selasa 31 Agustus 2021. Ketika ditangkap YPD sedang singgah di Berkepanjangan Jeruk Legi No 72 Cilacap.

Dari hasil pemeriksaan sementara YPD mengaku perbuatan yang dikerjakan dengan menyelundupkan itu dikerjakan dua kali dengan imbalan uang.

“Jadi dia sudah dua kali ngirim lobster itu. Baru dapat upah Rp800 seperseribu ke dua Rp1 juta. Lobster tanpa dokumen itu dikirim dari Cilacap arah Jepara, diduga akan dikirim ke luar negeri. Saya masih kembangkan kasusnya, ” jelasnya.

Akibat perbuatannya, penyidik menjerat YPD dengan Pasal 92 Jo pasal 26, ayat 1 Undang RI no 11 tahun 2020 tentang menjadikan kerja tentang perubahan arah UU RI no 45 tahun 2009, tentang transisi atas UU RI no 31 tahun 2004 tentang perikanan.

“Pelaku diancam hukuman 8 tahun penjara, dengan denda Rp1, 5 miliar. Kami meminta kejadian ini jangan terulang lagi. Polda Jateng tidak akan segan-segan menindak pelaku tindak kejahatan apa biar di wilayah hukum Polda Jateng, ” pungkasnya. [fik]

Back To Top