Perdata Komplotan Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Rest Area

Berita

Perdata Komplotan Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Rest Area

Merdeka. com – Bagi Anda pengemudi mobil berhati-hatilah jika memarkirkan instrumen di rest area. Jangan menyimpan barang-barang berharga di dalamnya karena bisa jadi kendaraan Anda diincar oleh kawanan pencuri spesialis berserakan kaca.

Baru-baru ini, Polda Metro Jaya menangkap komplotan pencuri dengan modus pecah kaca. Ada lima orang tersangka yang diamankan. Pengakuannya, mereka sudah berlaku di lima lokasi rest kawasan.

Kepolisian menyebut, kelima orang silih berbagi peran. M, misalnya. Tempat mendapatkan julukan kapten. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Penuh Yusri Yunus menjelaskan tugasnya menghancurkan kaca kendaraan. Sementara dua orang di antaranya yakni RP & RE ada yang bertugas jadi joki dan penadah.

Yusri tak menyebut peran perut orang lainnya karena masih berkedudukan anak. Saat ini, kepolisian sedang mengabulkan pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

“Dua lagi pelaku anak di bawah umur sementara dilakukan pemeriksaan, ” logat dia, di Polda Metro Jaya, Kamis (10/12).

Yusri menerangkan, kawanan ini berpatroli menggunakan mobil. Mereka akan lebih awal melihat-lihat kendaraan yang di letak pemiliknya di rest area.

“Pengakuan ada lima tempat kejadian perkara, ” ucap tempat.

Kepolisian dalam kejadian ini menyita sejumlah handphone dan laptop yang diduga hasil curian. Yusri menyebut, ada pula kepala tas yang dalam berisikan satu pucuk senjata api.

Kepolisian saat ini sedang memeriksa kepemilikan senjata api tersebut. Menurut pengakuan tersangka, senjata api terlihat dari dalam mobil salah satu korbannya.

“Senjata hak korban. Kami akan dalami ke korbannya, ” ucap dia.

Yusri mengimbau kepada pengendara agar tak menaruh barang-barang bernilai di dalam mobil. Sebaiknya, parkirlah kendaraan di tempat yang masih bisa terpantau ketika sedang beristirhat di rest area.

“Biasanya mereka ini menyasar mobil yng ditinggal pemilknya untuk istrahat dan makan, ” tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6. com [gil]

Back To Top