Penuh 400 Orang di Kalimantan Timur Sembuh dari Covid-19

Penuh 400 Orang di Kalimantan Timur Sembuh dari Covid-19
Berita

Penuh 400 Orang di Kalimantan Timur Sembuh dari Covid-19

Merdeka. com – Pasien sembuh dari Covid-19 di Kalimantan Timur terus meningkat 15 kasus, menjadi genap 400 kasus sembuh, dari total 525 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur hari ini. Sedang ada 118 pasien Corona, dengan masih dalam perawatan medis.

Penambahan 15 kasus sembuh itu, ada dari kabupaten Kutai Kartanegara 1 kasus, kabupaten Kutai Timur 2 kasus, kabupaten Jangka 1 kasus, dan kota Balikpapan 11 kasus sembuh.

Lima belas kasus sembuh itu, setelah mengantongi 2 hasil negatif swab PCR (Polymerase Chain Reaction) berturut-turut. Pun demikian secara medis, juga tidak lagi bergejala Covid-19.

“Total kasus segar keseluruhan sampai hari ini berjumlah 400 kasus, ” kata Jubir Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak, saat telekonferensi, Rabu (1/7) petang.

Pada sisi lain, selain kasus sembuh, dilaporkan ada 7 penambahan kejadian positif Covid-19 di Kalimantan Timur, yang kesemuanya ada di tanah air Balikpapan. Dengan begitu, keseluruhan, Balikpapan mencatat 193 kasus pasien nyata Covid-19.

Dari 193 kasus itu, 122 diantaranya segar, dan 4 kasus lainnya, wafat dunia. Sedangkan yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit dalam Balikpapan, masih ada 67 karakter.

“Ketujuh kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan hari ini, adalah sebelumnya yang dilaporkan sebagai orang tanpa gejala, ” terang Andi.

“Satu diantaranya, adalah warga negara Korea laki-laki usia 60 tahun, yang sekarang dirawat di RS Pertamina Balikpapan. Pasien ini punya riwayat kontak erat dengan pasien tentu Covid-19 dengan kode pasien BPN124, ” ungkap Andi.

Masih disampaikan Andi, dengan demikian, keseluruhan ada 118 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur, yang masih menjalani perawatan. “Sedangkan yang masih menunggu hasil pemeriksaan swab di laboratorium, berjumlah 179 orang, ” demikian Andi. [rhm]

Back To Top