Penjaga Tetapkan 3 Tersangka Pemerkosa Mahasiswi di Makassar

Penjaga Tetapkan 3 Tersangka Pemerkosa Mahasiswi di Makassar
Berita

Penjaga Tetapkan 3 Tersangka Pemerkosa Mahasiswi di Makassar

Lepas. com – Polisi menetapkan tiga tersangka kasus pemerkosaan mahasiswi di Makassar , Sulawesi Selatan. Tiga simpulan itu masing-masing AF alias F (22), MF alias F (26) dan MNA alias A (20).

Penetapan ketiga simpulan setelah polisi menggelar pra rekonstruksi pada Senin (21/9). Polisi sebelumnya lebih dulu mengamankan tujuh terduga karakter pemerkosaan secara bergilir terhadap seorang mahasiswi, Minggu (20/9) malam. 4 orang lainnya yakni lelaki UF, (21), MIR, (23), MIL, (25) dan perempuan SW, (21).

“Jadi tadi telah dikerjakan gelar perkara dugaan tindakan asusila dengan korban EAN dan menetapkan 3 orang sebagai tersangka sejak 7 terduga pelaku dalam urusan ini yang sempat diamankan. Elok para pelaku dan korban, sama-sama di bawah pengaruh alkohol, ” kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman kepada kuli usai gelar perkara.

Lebih jauh dikatakan, tiga tersangka ini adalah orang-orang yang melakukan perbuatan persetubuhan terhadap korban EAN secara bergantian di kamar 101 di salah satu hotel di wilayah hukum Polsek Panakkukang.

Diakui, memang ada tujuh orang terduga pelaku diamankan yang salah satunya perempuan berinisial SW tapi dari hasil pra pemulihan, hasil pemeriksaan dan gelar kejadian lebih mengarah terhadap tindakan jorok itu hanya tiga orang.

“Dari hasil gelar kasus, empat orang lainnya itu tatkala masih saksi dalam perkara tersebut. Mereka dilepaskan tapi wajub lapor. Ditunggu hasil proses penyidikan bertambah lanjut lagi, ” kata Iqbal Usman.

Lebih jauh dikatakan, korban dan mereka yang ada kaitannya dengan perkara kegiatan asusila ini sama-sama di lupa satu Tempat Hiburan Malam (THM) menenggal alkohol. Lalu bersama-sama ke hotel dan memesan dua kamar yang salah satunya tempat tindakan pemerkosaan terjadi. Salah satu dari pelaku dari awal terus merapat korban.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang ini mengakui, prospek kejadian yang dialami korban tersebut sudah terencana dengan matang & ada otaknya.

“Ada kemungkinan semua sudah terencana tapi yang jelas proses penyidikan tatkala berlangsung termasuk soal siapa otaknya juga sementara didalami. Perkaranya tidak selesai hari ini, masih panjang proses penyidikan. Pasti akan berkembang pemeriksaan dan memungkinkan ada simpulan baru, ” kata Iqbal Usman.

Ditambahkan, terhadap para tersangka, diterapkan pasal 286, 289 KUHPidana tentang tindakan asusila secara ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. [gil]

Back To Top