Penjaga Gadungan Ditangkap Setelah Jual Motor ke Warga

Penjaga Gadungan Ditangkap Setelah Jual Motor ke Warga
Berita

Penjaga Gadungan Ditangkap Setelah Jual Motor ke Warga

Lepas. com – Jajaran Ke polisi an Resor (Polres) Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap YB (33) yang diduga menipu dengan mengaku sebagai polisi dari polres setempat, Selasa (16/6).

Kepala Satuan Reskrim Polres Solok Selatan Iptu M Arvi, dalam Padang Aro, Rabu (17/6), menyebutkan penangkapan tersebut bermula dari laporan Nurdainiyen (58) yang mengaku ditipu tersangka setelah ditawari sepeda mesin hasil lelang dari Kejaksaan Negeri Solok Selatan pada 1 Juni 2020.

“Tersangka datang mengaku polisi dari Polres Solok Selatan menawarkan sepeda motor hasil lelang Kejaksaan Negeri Solok Daksina. Pada awalnya korban tidak menyetujui tapi karena rayuan tersangka kesudahannya terbujuk, ” kata Ipti Arvi yang didampingi Katim Opsnal Ipda Budi Saputra.

Setelah setuju membeli motor tersebut seharga Rp 7, 7 juta, target melakukan pembayaran sebanyak tiga kala, yakni Rp 3. 350. 000 pembayaran pertama secara tunai dalam 1 Juni 2020, kemudian Rp 3. 350. 000 dengan jalan ditransfer pada 3 Juni 2020.

Yang terakhir Rp 1 juta pada 9 Juni 2020 yang diserahkan langsung pada tersangka di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Solok Selatan di Pekonina.

Kendati uang yang disepakati telah diserahkan seluruhnya, tapi tersangka tak kunjung menepati janjinya untuk menyerahkan kedua sepeda motor tersebut.

Merasa ditipu, Nurdainiyen yang merupakan warga Semenanjung Harapan, Kecamatan Sangir, Solok Daksina itu akhirnya melaporkan tersangka ke Polres Solok Selatan dengan nomor Laporan Polisi : LP/116/VI/2020.

Berdasarkan masukan polisi tersebut, jajaran Satreskrim lalu melakukan pencarian tersangka dan lulus menangkapnya pada Selasa (16/6) dalam Abai, Kecamatan Sangir Batanghari.

Tersangka YB mengaku kalau dirinya menawarkan dua sepeda mesin merek RX King kepada target.

YB baru lepas bersyarat pada 4 Maret 2020 atas kasus penipuan dengan imbalan hukuman 1, 2 tahun tersebut, mengatakan bahwa dirinya mengetahui rumah korban dari terpidana lainnya saat dirinya masih menjalani hukuman.

“Saya mengetahui rumah objek dari teman yang menjalani aniaya saat di lapas, ” ujarnya pula.

Warga Ceruk Jaya, Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu ini sekarang harus menjalani proses hukum dan meringkuk di sel tahanan Polres Solok Selatan. [gil]

Back To Top