Pengerjaan Impor dan Ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok terpaut Gangguan CEISA

penanganan-impor-dan-ekspor-di-pelabuhan-tanjung-priok-terkait-gangguan-ceisa-1
Berita

Pengerjaan Impor dan Ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok terpaut Gangguan CEISA

Merdeka. com awut-awutan Pola layanan ekspor dan memasukkan yang selama ini dimanfaatkan oleh Bea dan Tol, Customs-Excise Information System and Automation (CEISA), sempat menemui gangguan dalam beberapa hari ini.

Menindaklanjuti hal tersebut, KPUBC Tipe A Tanjung Priok menyelenggarakan layanan manual serta pemberdayaan sistem teknologi dan fakta untuk mengakomodir efektivitas dan kelancaran layanan yang diajukan oleh pengguna jasa kepabeanan.

Beberapa jadwal layanan yang diajukan dengan manual di antaranya merupakan layanan aju dokumen pemberitahuan impor barang (PIB) dengan berisi rincian barang mengikuti jumlah pajak dan harga masuk yang harus dibayar, layanan aju dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) sebagai pengajuan pelaksanaan ekspor barang terhadap pihak Bea, layanan surat persetujuan pengeluaran barang (SPPB) impor serta nota pelayanan ekspor (NPE) sebagai izin yang diberikan oleh Bea dan Bea terhadap pengeluaran barang impor/ekspor dari kawasan pabean, & beberapa layanan lainnya.

Berdasarkan data internal yang dimiliki, terdapat 12. 105 dokumen PIB yang berhasil ditangani oleh KPUBC Tipe A Tanjung Priok sejak tanggal 1-19 Juli 2021. Angka ini berisi dari 303 dokumen urat hijau prioritas yang ditangani pada tanggal 1-8 Juli dan 1. 147 sertifikat pada tanggal 9-19 Juli, 3. 796 dokumen rel hijau yang ditangani di dalam tanggal 1-8 Juli dan 6. 042 dokumen di tanggal 9-19 Juli, 10 dokumen jalur kuning yang ditangani pada tanggal 1-8 Juli dan 186 sertifikat pada tanggal 9-19 Juli, serta 77 dokumen kolom merah yang ditangani di tanggal 1-8 Juli dan 544 dokumen pada agenda 9-19 Juli. Sedangkan NPE yang dikeluarkan oleh KPUBC Tipe A Tanjung Priok sejak tanggal 1-18 Juli 2021 melalui sistem CEISA sejumlah 37. 973 bon.

Penarikan respon dokumen PIB dan PEB yang selama ini dikerjakan melalui modul elektronik dialihkan secara manual dengan cara mengirimkan respon tersebut melalui email perusahaan yang tercatat pada Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selanjutnya, pengembangan sistem teknologi dan informasi mandiri yang selama ini telah dikembangkan sebab Bea dan Cukai Tanjung Priok juga turut diberdayakan. Melalui Aplikasi Sistem Layanan Informasi Mandiri (SLIM), penyampaian layanan PEB, PIB, dan nomor inward manifest BC 1. 1 dapat dikerjakan.

Pengajuan servis manual melalui aplikasi SLIM juga sebagai salah mulia cara untuk membatasi pemakai jasa agar tidak sampai langsung ke loket penyajian, sehingga pembatasan kegiatan kelompok dapat diterapkan dengan optimal.

Untuk mempercepat penanganan, penambahan personel untuk menangani layanan yang terdampak turut dilakukan. Selanjutnya, servis daring dukungan teknis & layanan informasi/konsultasi melalui livechat atau akun media sosial KPUBC Tipe A Tanjung Priok juga dibuka untuk mengakomodir pertanyaan dan sekatan yang dialami pengguna bantuan.

Pengguna kebaikan dapat menghubungi layanan livechat dengan mengakses bit. ly/chatbcpriok sebagai platform informasi serta konsultasi KPUBC Tipe A Tanjung Priok atau Contact Center Bravo Bea & Cukai di 1500225. Servis ini diharapkan dapat melecehkan pengguna jasa dalam mengajukan pertanyaan dan konsultasi di dalam di masa pandemi. [hrs]

Back To Top