Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Alat Oksigen Masih Aman

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Alat Oksigen Masih Aman
Berita

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Alat Oksigen Masih Aman

Lepas. com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meyakinkan kesediaan oksigen atau ventilator buat alat bantu pernafasan bagi penderita Covid-19 maupun non Covid-19 sedang aman. Hal tersebut tidak rontok dari tingkat keterisian rumah rendah, khususnya yang menangani pasien Covid-19 berkisar kurang dari 30 obat jerih.

Dari informasi dengan berhasil dihimpun, Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengingatkan bahwa negara pada dunia bisa mengalami krisis pasokan oksigen karena banyak yang kejelekan alat bantu pernapasan seiring bertambahnya pasien virus corona hingga 9, 5 juta kasus. Jumlah kasus yang terus melonjak mengakibatkan seruan pasokan oksigen menjadi 88 seperseribu silinder atau 620 ribu meter kubik per hari.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat (Dinkes Jabar) Berli Hamdani membenarkan ketersediaan oksigen masih aman. Makin, masih bisa memasok oksigen bagi pasien di zona kritis, serupa di ICU yang membutuhkan ventilator. Namun, menurut dia, pasien dengan masuk kategori kritis yang memerlukan alat pernafasan jumlahnya tidak istimewa. Indikatornya menggunakan total keterisian pasien di rumah sakit yang memakai fasilitas alat bantu lengkap.

“Keterisian TT ICU serta TT Isolasi yang lengkap dengan ventilator kurang dari 30 komisi. InsyaAllah di Jawa Barat (pasokan) aman, ” kata dia, Kamis (25/6).

Ia mengiakan belum mendapat laporan atau keluhan mengenai kekurangan pasokan oksigen lantaran rumah sakit daerah, khususnya yang dijadikan rujukan pasien Covid-19. Terlebih, ia menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera mendapatkan tumpuan berupa alat kesehatan yang bisa memproduksi oksigen sendiri (oxygen concentrators). Meski tak rinci, proses pembagian masih dalam urusan kepabeanan.

“Doakan saja semoga lekas terelasisasi, ” pungkasnya. [gil]

Back To Top