Pemkot Mataram Siapkan Aturan Kebijakan New Normal

Pemkot Mataram Siapkan Aturan Kebijakan New Normal
Berita

Pemkot Mataram Siapkan Aturan Kebijakan New Normal

Merdeka. com – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, sedang membahas persiapan pembentukan Susunan Wali Kota (Perwal). Peraturan tersebut nantinya akan mengatur kebijakan biasa baru di tengah pandemi Covid-19.

“Sampai saat tersebut kita belum menyatakan Mataram ‘new normal life’, sebab untuk melakukan kehidupan normal baru ada jalan dan tahapan yang harus dipenuhi salah satunya regulasi sebagai contoh pelaksanaannya, ” kata Wali Tanah air Mataram, Ahyar Abduh, Rabu (10/6).

Dia mengatakan, sampai saat ini Mataram belum menerapkan normal baru karena faktanya anak obat positif Covid-19, meninggal dunia sedang terus bertambah. Begitu juga pasien dalam pengawasan (PDP) yang mematok sekarang juga masih banyak & belum jelas status positif & negatifnya Covid-19.

Sebab itu, Ahyar menambahkan, pemerintah tanah air melalui tim gugus tugas Covid-19, terus bekerja keras untuk mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, & disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Dengan menjaga kebersihan, menggunakan masker, mengurangi aktivitas di asing rumah, serta menjaga jarak, ” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Di sisi asing, pemerintah kota juga terus mengawasi pelaksanaan program penanganan Covid-19 berbasis lingkungan (PCBL), begitu juga dengan sosialisasi pencegahan penularan virus pokok Wuhan itu, tidak pernah kendor.

“Kendati kita sadari bahwa masyarakat sudah mulai ngerasa jenuh di rumah dan denyut mereka terbatasi dengan berbagai protokol Covid-19, selama 3 bulan lebih, ” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ahyar mulai tahu masyarakat saat ini sudah ada yang menormalkan diri sebab kelompok mendengar dan melihat kebijakan sejak pemerintah pusat dengan wacana kebijakan baru, sehingga masyarakat menormalkan diri.

“Itu tentunya menjelma tantangan bagi kita, dan kita akan terus melakukan sosialisasi biar masyarakat tetap disiplin melaksanakan adat kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, ” tutupnya. [fik]

Back To Top