Pemkab Lebak Tutup Lokasi Wisata satu Oktober hingga 20 Oktober

Berita

Pemkab Lebak Tutup Lokasi Wisata satu Oktober hingga 20 Oktober

Merdeka. com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, menutup lokasi wisata selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 1 sampai 20 Oktober 2020 guna pencegahan penyaluran COVID-19.

“Semua lokasi destinasi wisata di sini ditutup untuk menghindari kerumunan massa, ” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin di Lebak, Kamis (1/10).

Penyudahan lokasi wisata tersebut guna mencegah penyebaran COVID-19 di tengah jumlah kasus Corona di daerah tersebut yang cenderung meningkat.

Pemberlakuan PSBB itu, lanjut tempat, untuk membatasi kegiatan masyarakat supaya tidak menimbulkan kerumunan massa, tercatat di lokasi wisata dan tempat hiburan.

Di bibir itu juga kegiatan ekonomi dibatasi hingga pukul 22. 00 WIB agar tidak mengundang massa.

Karena itu, lanjut dia, seluruh tempat wisata antara lain Tepi laut, Pemandian Air Panas, Curug, Kawasan Adat Badui, Kebun Teh Cikuya, dan Museum Multatuli ditutup total.

“Kami berharap penutupan wisata itu dapat meminimalisasi penanganan pandemi COVID-19, ” ujarnya.

Menurut dia, selama PSBB warga yang melanggar adat kesehatan dikenakan sanksi denda berangkat Rp150 ribu dan pelaku usaha Rp25 juta.

Pemberlakuan sanksi denda tersebut sesuai secara Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 tahun 2020 tentang Adaptasi Konvensi Baru (AKB).

Negeri daerah akan memberikan tindakan jelas bagi pelanggar protokol kesehatan untuk pencegahan penularan penyakit tersebut.

“Kami minta semua pengelola wisata dapat menaati kebijakan pemerintah daerah selama PSBB, ” katanya menegaskan. [ded]

Back To Top