Pemerintah akan Umumkan Status KLB Demokrat Deli Serdang, Ini Kata Kubu Moeldoko

pemerintah-akan-umumkan-status-klb-demokrat-deli-serdang-ini-kata-kubu-moeldoko-1
Berita

Pemerintah akan Umumkan Status KLB Demokrat Deli Serdang, Ini Kata Kubu Moeldoko

Merdeka. com – Keputusan keabsahan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Deli Serdang bakal segera terungkap. Gajah Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD bersama Menteri Kaidah dan HAM Yasonna Laoly akan mengumumkan statusnya di dalam siang ini (31/3).

Juru Bicara Kelompok Demokrat KLB Deli Serdang, Muhammad Rahmad enggan memperkirakan terkait keputusan pemerintah itu. Kubu Moeldoko bersikap menunggui hasilnya dengan sabar.

“Biarkan Kemenkum HAM bekerja dengan tenang dan nyaman. Jangan didesak-desak. Kita tunggu saja hasilnya dengan sabar, ” ujar Rahmad kepada wartawan, Rabu (31/3).

Rahmad juga tak mau bicara skenario apabila keputusan Kementerian Hukum dan HAM mengesahkan ataupun menolak permohonan pendaftaran pemimpin KLB Deli Serdang.

“Kita tunggu saja hasilnya dengan sabar, ” katanya.

Sebelumnya, Demokrat KLB Deli Serdang memberikan permohonan pendaftaran pemimpin yang dipimpin Kepala Pekerja Kepresidenan Moeldoko. Sementara pertahanan Demokrat AHY yakin permohonan itu bakal ditolak pasal KLB tidak memenuhi persyaratan sesuai AD/ART Demokrat.

“Tetapi sekali teristimewa kami yakinkan bahwa barang apa yang ditempuh dan kita baca check listnya sebati dengan mekanisme hukum dengan ada dan anggaran dasar partai Demokrat yang ada yang juga sudah disampaikan pak Mahfud bahwa kami tidak melihat sama sekadar ada peluang mereka untuk melengkapi, memenuhi semua persyaratan itu secara penuh, ” ujar Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu AHY, Hinca Panjaitan di DPR, Senin (29/3).

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebelumnya sejumlah akan menjamin mengambil kesimpulan secara profesional dan memeriksa sesuai hukum permohonan Demokrat KLB Deli Serdang.

“Kita akan pelajari betul-betul secara kalau banget tidak sesuai hukum, tak sesuai AD/ART kita renggut keputusan itu, ” cakap Yasonna dalam rapat dengan Komisi III DPR RI, Rabu (17/3). [eko]

Back To Top