Organisator Operasional Lapangan Golf Sawangan Jadi Tersangka Pelanggar PPKM Darurat

Berita

Organisator Operasional Lapangan Golf Sawangan Jadi Tersangka Pelanggar PPKM Darurat

Merdeka. com – Polisi telah menetapkan Manajer Operasional lapangan golf di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat sebagai tersangka. Usai kedapatan menentang aturan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Gawat.

“Lapangan golf di daerah Sawangan Depok, dia juga melanggar PPKM Darurat ini kita police line dan kita jadikan tersangka untuk manajer operasionalnya, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (13/6).

Namun, Yusri tak menyebutkan inisial dari Direktur Operasional yang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Kausa 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Pagebluk Penyakit Menular.

“Untuk perkantoran kita menggunakan dasarnya adalah Undang-Undang No 4 tahun 84 tentang wabah penyakit menular. ancamannya 1 tahun di urusan 14, ” katanya.

Walau telah ditetapkan sebagai tersangka, Yusri mengucapkan Manajer Operasional tersebut tidak lah ditahan. Lantaran ancaman balasan penjara hanya 1 tarikh penjara.

Sebelumnya, Polisi menutup lapangan golf di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Penutupan dikerjakan polisi setelah diduga mengabaikan kebijakan Pembatasan Kegiatan Klub (PPKM) Darurat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, 15 awak Polsek Sawangan menyambangi kedudukan pada Selasa (6/7) pagi. Faktanya, Sawangan Golf masih beroperasi.

“Kami dapati beberapa pengunjung serta karyawan dari Sawangan Golf di lokasi, ” ujar Yusri, Selasa (6/7).

Yusri mengatakan, anggota Polsek Sawangan mengambil tindakan dengan memasang garis polisi. Yusri mengatakan, pengurus Sawangan Golf diagendakan untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Area Lapangan Golf (Sawangan Golf ) kita tutup. Rencananya pengurus akan kita periksa, ” tandas dia. [eko]

Back To Top