Muda 16 Tahun di Bangli Disetubuhi Ayah Tiri had Hamil 7 Bulan

remaja-16-tahun-di-bangli-disetubuhi-ayah-tiri-hingga-hamil-7-bulan-1
Berita

Muda 16 Tahun di Bangli Disetubuhi Ayah Tiri had Hamil 7 Bulan

Merdeka. com – Seorang pria berinisial MW (52) dilaporkan ke polisi . Masyarakat Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, ini dituding sudah menyetubuhi anak tiri sekaligus keponakannya, KJ (16).

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan memaparkan, kasus tersebut terbongkar sebulan terakhir setelah Ibu kandung korban rambang melihat perubahan putrinya.

“Awalnya ibunya rambang anaknya muntah- muntah dan segala macam, akhirnya diperiksa di puskesmas dan disampaikan bahwa anaknya telah berisi, ” kata AKBP Aryawan saat dihubungi, Kamis (16/9).

Korban kemudian dibujuk untuk memberi terang pelaku yang menghamilinya. Namun, remaja itu tetap tidak mengaku.

Kasus itu kemudian sampai ke aparat desa. Mereka menerapkan rapat dan menanyakan kepada korban. Tapi korban tetap tidak mengaku.

“Terus, sampai akhirnya membawabawa Babinkatbtimas, Babinsa, sama masih tidak mengaku. Akhirnya mutakhir pihak keluarga itu melaporkan ke Polsek, ” imbuhnya.

Kemudian, Polsek Tembuku melakukan penyelidikan. Objek akhirnya mengaku dia dihamili ayah tirinya. “Karena itu menyangkut anak di lembah umur, Polsek akhirnya menyerahkan kepada Polres, ” ujarnya.

Korban diketahui tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya pada satu rumah sejak berumur 5 tahun. Sang abu tiri juga merupakan kakak dari ayah kandung korban.

“Ini kan bapak tirinya, bapak tiri nikah sama ibu kandungannya anak ini. Pelaku pamannya juga, ” ungkap Aryawan.

Korban mengiakan disetubuhi pelaku sejak Februari 2021. Saat ini target sudah hamil 7 bulan. “Tahun 2021 dari Kamar Februari, itu pengakuan pembukaan kita dalami lagi, membentuk kita pelan-pelan kalau urusan anak di bawah sempurna, ” ujarnya.

Sementara itu, pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka. “(Pelaku) masih periksa dulu. Abu kandungnya sebagai pelapor, abu kandung berarti adik peranakan pelaku, ” tutup Aryawan. [yan]

Back To Top