Menkes Diminta Fasilitasi Mediasi Pengkaji Vaksin Nusantara dengan BPOM

menkes-diminta-fasilitasi-mediasi-peneliti-vaksin-nusantara-dengan-bpom-1
Berita

Menkes Diminta Fasilitasi Mediasi Pengkaji Vaksin Nusantara dengan BPOM

Lepas. com – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Daulay menilai sebaiknya Menteri Kesehatan Budi G Sadikin mediasi antara peneliti vaksin Nusantara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Mediasi diperlukan agar kedua bagian bisa mengurai masalah yang ada.

“Saya yakin, mediasi itu mampu dilakukan. Menkes diminta menjemput peran untuk memfasilitasi. Para-para peneliti dan BPOM tentu bisa duduk bersama dengan Menkes. Apalagi, dalam rapat terakhir di komisi IX, usulan mediasi ini tercatat salah satu bagian sebab kesimpulan rapat, ” ujar Saleh kepada wartawan, Senin (19/4).

Saleh menilai, Menteri Kesehatan seharusnya berkepentingan dengan ketersediaan vaksin. Apalagi dengan situasi sedangkan terjadi embargo vaksin. Sehingga diharapkan Menkes melihat pengadaan vaksin Nusantara ini. Ketua Fraksi PAN DPR MENODAI ini pun meminta Menkes tidak mempersulit penelitian vaksin Nusantara.

“Di tengah situasi embargo vaksin yang terjadi, masyarakat penuh berharap agar pemerintah dapat melakukan terobosan dan perubahan baru. Termasuk di antaranya memikirkan agar vaksin-vaksin di negeri dapat bermunculan. Pada setiap penelitian yang dilakukan, harus didukung secara bertanggung berat. Kemenkes harus memastikan tak ada penelitian yang dipersulit. Semua harus diperlakukan sama, ” kata Saleh.

Dia pun mendesak aksi dukung mendukung pada polemik vaksin Nusantara dihentikan. Pengadaan vaksin bukan Pilkada atau Pileg. Semuanya kudu diukur melalui kebenaran akademik.

“Lagian, ini kan bukan pilkada ataupun pileg. Kalau pemilu tentu dibutuhkan dukungan. Semakin banyak yang dukung, semakin mungkin untuk menang. Itu karena kebenarannya didasarkan atas suara terbanyak. Kalau vaksin, kebenarannya diukur secara akademik, ” kata Saleh. [eko]

Back To Top