Layani WN Asing, PSK di Cipanas sama Muncikari Dipasangi Tarif Rp500-1, 5 Juta

Layani WN Asing, PSK di Cipanas sama Muncikari Dipasangi Tarif Rp500-1, 5 Juta
Berita

Layani WN Asing, PSK di Cipanas sama Muncikari Dipasangi Tarif Rp500-1, 5 Juta

Merdeka. com – Tiga pekerja seks komersial (PSK) dan seorang muncikari yang sering melayani tamu lokal dan awak negara asing di Perumahan Kota Bunga, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, diamankan setelah dipancing petugas untuk bertransaksi. Mereka langsung digelandang ke Mapolres Cianjur untuk pendataan serta pengembangan.

“Kami menangkap keempat orang tersebut di sebuah vila, jalur Puncak. Mereka pun tidak dapat mengelak, ” logat Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto dikutip dari Antara, Minggu (21/6).

Sejak kaum pekan terakhir, pihaknya banyak mendapat laporan dari warga sekitar, tepatnya di Kecamatan Cipanas, terkait dengan praktik prostitusi yang marak berlaku di sejumlah perumahan tersebut.

Atas dasar informasi itu, pihaknya bersama Satpol PP Cianjur melakukan razia gabungan ke sejumlah titik yang rawan terjadi praktik prostitusi.

Selama tersebut, lanjutnya, para korban dijajakan dengan harga mulai Rp500 ribu datang Rp1, 5 juta.

Korban yang diamankan berinisial EM (20) warga Kecamatan Sukanagara, NY (26) warga Kecamatan Cilaku, dan R (22) warga Kecamatan Ciranjang. Seorang lagi yang diduga mucikari berinisial DK (39) warga Kecamatan Cipanas.

Kanit Reskrim Polsek Pacet AKP Irwan Alexander mengatakan bahwa pihaknya kerap melakukan razia. Namun, selalu gagal karena diduga rencana tersebut bocor.

Oleh karena itu, untuk menangkap mucikari dan mengamankan korban, pihaknya memancing dengan cara berpretensi sebagai tamu.

Sesudah petugas memancing mereka, mucikari menyebutkan harga dan lokasi berdasarkan suara sehingga polisi dengan mudah menangkap & mengamankan pelaku dan korban.

“Kami akan terus menggencarkan razia dan penangkapan secara terpendam, ” kata AKP Irwan Alexander.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang Bagian 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang secara ancaman hukuman minimal 3 tarikh dan maksimal 15 tahun tangsi.

“Tersangka dan korban sudah diserahkan ke Unit PPA Polres Cianjur untuk didalami kasusnya, ” kata Irwan. [did]

Back To Top