Kontroversi Video ASN Pemkot Tangsel Bagikan Sembako Bersama Bakal Calon Wali Kota

Kontroversi Video ASN Pemkot Tangsel Bagikan Sembako Bersama Bakal Calon Wali Kota
Berita

Kontroversi Video ASN Pemkot Tangsel Bagikan Sembako Bersama Bakal Calon Wali Kota

Merdeka. com – Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan pada Desember 2020, beredar video aparatur biasa negara (ASN) Ade Heri yang menjabat sebagai Sekretaris Kelurahan (Sekel) Pamulang Timur, memberikan paket sembako bersama bakal Calon Wali Kota Siti Nur Azizah. Video itu menjadi ramai dan menimbulkan diskusi.

Dalam video dengan tersebar, Ade Heri terlihat menyalurkan paket sembako bersama bacalon Siti Nur Azizah. Ade Heri yang berada di atas panggung bergandengan Siti Nur Azizah dan sebesar orang lainnya, juga memberikan pendahuluan di hadapan warga penerima sandaran.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangerang Selatan, Apendi mengaku belum pelajaran adanya informasi tersebut. Meski serupa itu, pihaknya akan memanggil Ade Heri untuk dimintai keterangan.

“Saya malah belum tahu, akan tetapi segera saya tindak lanjuti dan memanggil yang bersangkutan, ” logat Apendi saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5).

Terpisah, Carik Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Muhamad mengaku sudah memberikan teguran pada Ade Heri. Menurutnya, kehadiran ASN dalam kegiatan bakal calon harus dihindari.

“Saya telah tegur keras, saya minta penjelasannya terkait kehadiran di lokasi tersebut. Saya juga sudah ingatkan, mendatangi masa Pilkada seperti saat ini, hindari sebisa mungkin hal-hal yang menimbulkan prasangka publik, ” prawacana Muhamad ditemui di rumahnya.

Menurutnya, peringatan keras dengan dialamatkan kepada Ade Heri mampu menjadi peringatan bagi ASN lainnya, di lingkungan Pemerintahan Kota Tangsel.

Sekalipun tidak menahan pilihan dukungan politik masing-masing ASN, namun sikap mereka harus tunduk pada asas netralitas.

“Secara pribadi mereka bisa menggunakan hak politiknya untuk memilih, akan tetapi sebatas itu nanti saat pemilihan. Di luar itu tetap tak boleh menunjukkan keberpihakannya, ada asas netralitas yang harus benar-benar dipelihara sebagai ASN, ” jelas Muhamad yang juga kandidat Bakal Calon Wali Kota Tangsel yang diusung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sementara, Ade Heri yang diklarifikasi menjelaskan bahwa kapasitasnya muncul pada kegiatan tersebut bukan jadi ASN kelurahan melainkan Plt Ketua RW 02.

“Saya hadir karena saya sekarang menjabat juga sebagai Plt Ketua RW. Jadi saya hadir bukan ikut penggalangan dukungan bagi calon wali kota, sebagai undangan saja. Sebab ketua umum relawannya kan awak di situ juga, kalau enggak hadir kan enggak enak, ” terangnya.

Dia mengiakan tidak mengetahui jika kegiatan sosial itu ternyata diselingi pula penggalangan dukungan terhadap pengurus RT & RW yang hadir. Dia berargumen, kedatangannya ke lokasi acara dingin sehingga tidak mengikuti pemaparan lantaran awal.

“Kalau itu saya kurang tahu, karena beta kan datang belakangan, ” katanya.

Namun meski menyanggah kehadirannya sebagai bentuk dukungan politik, Ade Heri mengakui bahwa dia sempat memberi sambutan sambil mengapresiasi apa yang dilakukan relawan serta bakal calon wali kota dalam lokasi. Terlebih bantuan Sembako itu sangat diharapkan masyarakat, lantaran tumpuan dari Pemkot tidak kunjung muncul.

“Saya memang ngasih sambutan juga sebagai Sekel. Tapi isinya cuma mengapresiasi aja, kan saya senang juga ada tumpuan buat warga saya. Total ada 1. 150 paket, warga hamba jumlahnya sekitar 15 ribuan. Bantuan dari Pemkot belum turun, yang udah turun dari pusat mutakhir sebagian aja, ” tandas tempat. [cob]

Back To Top