Keroyok Polisi dan Rusak Mobil Patroli, 7 Warga Surakarta Ditangkap

keroyok-polisi-dan-rusak-mobil-patroli-7-warga-surakarta-ditangkap-1
Berita

Keroyok Polisi dan Rusak Mobil Patroli, 7 Warga Surakarta Ditangkap

Merdeka. com – Polresta Surakarta mengamankan 7 orang terkira pelaku pengeroyok seorang anggota Polsek Serengan berinisial M. Selain mengeroyok, para pelaku juga merusak mobil patroli polisi dan melakukan pemukulan terhadap warga.

Ketujuh pelaku yang diamankan di rutan Mapolresta Surakarta tersebut berinisial AP nama lain Galih, KU, ESP, AW alias Agung, LP, GANDAR alias Gendon, dan DS. Mereka merupakan warga Tanah air Solo.

Wakapolresta Surakarta AKBP Gatot Yulianto mengatakan kasus pengeroyokan itu berawal saat terjadi kecelakaaan lalu lintas antara mobil Nissan Grand Livina dengan sepeda motor di pendahuluan Gedung Mawar Jalan Dr Radjiman pada Selasa (13/7).

Anggota Polsek Serengan yang sedang bersambang melihat adanya kecelakaan berantakan lintas yang berujung perdebatan dan pengeroyokan. Melihat perihal tersebut, anggota polisi itu bermaksud melerai. Namun malah ia menjadi korban pengeroyokan berikutnya.

“Awalnya ada kecelakaan antara mobil Gran Livina dan Vario. Kemudian korban (M) melakukan pemotretan. Kemudian datang para-para pelaku meminta korban buat menghapus foto. Korban yang pergi kemudian dikejar dan diteriaki jambret. Kemudian dipukuli di depan gedung Anggrek, ” kata Gatot, Senin (9/8).

Tak puas, para pelaku membawa korban ke depan SMA Al Islam Jalan Honggowongso, Panularan. Di tempat itu korban kembali dipukuli bersama-sama.

“Dan setelah itu datanglah mobil perondaan Polsek Serengan, berusaha melerai dan mengamankan para pelaku. Tetapi anggota kepolisian itu malah dipukuli. Dan kendaraannya dirusak oleh kelompok karakter tersebut. Pintu samping kanannya sempat rusak, ” perkataan dia.

Menyelami kejadian tersebut, lanjut Gatot, jajaran Polresta yang dipimpin langsung Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mendatangi kedudukan. Namun, seluruh pelaku telah meninggalkan lokasi.

“Dan di TKP tersebut kita melakukan pengembangan serta penyelidikan sehingga terkumpullah bukti-bukti. Dan Alhamdulillah pada malam hari, itu kita sudah berhasil menangkap beberapa pelaku. Kemudian besok paginya serta siangnya berhasil kita mengambil lagi sebanyak 7 karakter pelaku yang saat ini di depan kita segenap, ” ujar dia.

“Dan saat ini ketujuh pelaku akan diproses lebih lanjut oleh deretan Reskrim Polresta Surakarta, ” imbuhnya.

Selain mengamankan 7 pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 2 unit mobil, 12 sepeda motor, dan beberapa baju pelaku serta handphone.

“Mereka akan kita kenakan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana dalam Muka Umum secara Bersama-sama Melakukan Kekerasan terhadap Karakter dan atau Barang. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara, ” pungkas Gatot. [gil]

Back To Top