Kemenperin Dorong Kreativitas Pelaku Industri Tiruan Olahan

Kemenperin Dorong Kreativitas Pelaku Industri Tiruan Olahan
Berita

Kemenperin Dorong Kreativitas Pelaku Industri Tiruan Olahan

PEMBERLAKUAN pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menyerahkan efek besar bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) sektor model olahan. Penjualan mereka anjlok hingga 50%-90%. Untuk bisa tetap bertahan, kreativitas sangat dibutuhkan para pelaku industri sektor ini.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengakui penjualan tiruan olahan anjlok lantaran pembatasan tempat gerak masyarakat menyebabkan kedai jiplakan terpaksa tutup akibat sepi pengunjung. “Anjuran untuk memutus mata pertalian penularan covid-19 disosialisasikan oleh negeri untuk lebih banyak beraktivitas pada rumah, ” kata Agus dilansir dari keterangan resminya, kemarin.

Menurut Agus, kreativitas jadi kunci di pusat tertekannya bisnis pengolahan kopi nasional akibat menurunnya tingkat konsumsi salinan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. “Kreativitas sendiri mendagangkan produk kopi secara online agar dapat menjangkau pasar lebih besar dan aktif melakukan pameran contoh lokal secara daring guna membakar tingkat konsumsi masyarakat akan buatan kopi.

Dengan kreativitas ini saya yakin kopi Indonesia bisa maju, ” ujar Agus. Selain itu, epidemi virus korona ini berpengaruh di dalam negara-negara tujuan ekspor yang menerapkan lockdown. “Turunnya demand global yang mempersulit kegiatan ekspor ke negeri tujuan memang menjadi masalah. Namun tentu menjadi challenge yang kudu kita jawab dengan berbagai terobosan dan kreativitas, ” tutur Menperin.

Tengah itu, Direktur Jenderal Industri Mungil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih, mengatakan salah mulia program pemerintah yang diunggulkan untuk meningkatkan daya saing pelaku industri kopi ialah dengan memberikan pelatihan roasting. Selanjutnya, Gita mengatakan Kemenperin menganggarkan program restrukturisasi mesin dan peralatan produksi kopi dengan menganjurkan potongan harga pembelian baru bagi IKM. (Iam/E-3)

Back To Top