Imigran Rohingya Coba Kabur dari Penghimpunan di Aceh, 6 Ditangkap satu Masih Dicari

Imigran Rohingya Coba Kabur dari Penghimpunan di Aceh, 6 Ditangkap satu Masih Dicari
Berita

Imigran Rohingya Coba Kabur dari Penghimpunan di Aceh, 6 Ditangkap satu Masih Dicari

Lepas. com – Enam dari tujuh imigran etnis Rohingya yang ditampung di Rumah Latihan Kerja (BLK) Kota Lhokseumawe, Aceh, gagal kabur. Semula, itu memanfaatkan hujan lebat dan elektrik yang padam untuk meninggalkan kedudukan penampungan.

Namun, patuh Pembina Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Imigran Rohingya, Letkol Arm Akur Kistiyanto, satu warga etnis Rohingya berhasil kabur dan kini sedang dalam pengejaran.

“Mereka mencoba kabur pada Selasa (17/11) malam. Namun, enam di antaranya ditangkap, dan seorang lainnya sedang dalam pengejaran, ” kata Letkol Arm Oke Kistiyanto. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (18/11).

Letkol Kistiyanto yang juga Komandan Kodim 0103/Aceh Utara mengutarakan, awalnya ada lima orang dengan kabur dari penampungan sekitar memukul 19. 45 WIB. Kelimanya perempuan, yakni Samsunahar (21), Amira Mak cik (18), Syahazam (18), Sajidah (20), dan Janu Bibi (18).

“Setelah mengetahui ada dengan kabur, petugas jaga dari TNI dan Polri langsung mencari dan mengejar mereka. Hingga akhirnya seorang dalam antara mereka atas nama Samsunahar ditemukan saat sembunyi di semak-semak dalam kondisi basah kuyup pada Rabu (18/11) pukul 00. 20 WIB, ” kata Kistiyanto pula.

Selang tiga jam kemudian, saat petugas mencari 4 imigran kabur tersebut, dua imigran lainnya ikut kabur dari penghimpunan. Keduanya yakni Umme Kawser (21) dan Aisyah Begum (15).

“Namun, petugas akhirnya menemukan mereka bersembunyi di semak-semak di belakang BLK Lhokseumawe, ” sekapur Kistiyanto lagi.

Pencarian terus berlanjut hingga akhirnya aparat menemukan tiga imigran Rohingya yang lain pada pukul 07. 49 WIB. Mereka ditemukan di sebuah stan di Muara Dua, Kota Lhokseumawe, saat menunggu jemputan. Ketiganya yaitu Amira Bibi, Sajidah, dan Janu Bibi.

“Seorang lagi bernama Syahazam masih dalam pencarian. Sedangkan enam imigran Rohingya itu sudah diserahkan kepada petugas institusi internasional mengurusi pengungsian, ” cakap Letkol Oke Kistiyanto pula. [lia]

Back To Top