ETLE Jadi Solusi Berantas Pungli Anggota Polisi di Jalan Raya

etle-jadi-solusi-berantas-pungli-anggota-polisi-di-jalan-raya-1
Berita

ETLE Jadi Solusi Berantas Pungli Anggota Polisi di Jalan Raya

Merdeka. com – Dirlantas Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Polisi M Rudy Syafirudin menyatakan pemberlakuan bukti pengingkaran elektronik sebagai solusi untuk memberantas praktik pungutan kasar oleh anggota Polri di jalan raya.

“Kami tidak ingin mengindahkan adanya pungli dari bagian yang nantinya bisa merusak citra institusi Ditlantas Polda Jateng, ” kata Kombes Polisi M Rudy Syafirudin, seperti dilansir Antara, Selasa (25/5).

Rudi mengingatkan anggotanya agar siap sedia dan ikhlas di memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat karena zaman ini Polda Jateng medium menyelenggarakan program Wilayah Terhindar Korupsi (WBK) dalam menuju Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM).

Selain program WBK dalam menuju WBBM, kata dia, Polda Jateng juga melaksanakan pengesahan pakta integritas dan menyampaikan reward kepada anggota dengan berprestasi.

“Untuk menuju WBBM, Ditlantas Polda Jateng membuat beberapa penggunaan, seperti ETLE dan SIM serta STNK daring secara tujuan untuk membatasi relasi langsung antara petugas serta masyarakat, ” katanya.

Sebelum dia menjabat sebagai Dirlantas Polda Jateng, ada informasi yang menuturkan bahwa pungli di tiang raya masih relatif tinggi.

“Saya dengar informasi dari luar jika Ditlantas Polda Jawa, angka pungli di jalan raya tinggi, ini terkenal pada Jawa Tengah. Demikian juga, banyak pelanggar yang tak ingin repot datang ke pengadilan hingga akhirnya berkolusi dengan anggota agar pengingkaran diselesaikan di tempat, ” katanya.

Menurut nya, untuk memberantas hal-hal tersebut, pemberlakuan bukti pelanggaran elektronik mampu meminimalisasi pungutan berangasan di jalan raya.

“Dengan hadirnya e-tilang, terlihat bahwa anggota polisi memperlihatkan perubahan perilaku yang baik serta masyarakat pemakai jalan pun sudah berangkat kooperatif dan tidak sedang berkolusi, ” katanya.

Melalui slogan ‘Sosialisasi Menuju Wilayah Birokrasi Selamat Melayani’, lanjut dia, telah saatnya Ditlantas Polda Jateng berbenah dan mengajak bagian wawas diri dalam mengabulkan segala sesuatu.

“Mulai hari ini, mari kita senyum kepada siapa saja, jangan merasa berkuasa dan jangan merasa waduh, ” katanya. [eko]

Back To Top