Diduga Hendak Salip Iringan Kendaraan Militer, Pemotor Terlindas Truk Pengangkut Tank

Diduga Hendak Salip Iringan Kendaraan Militer, Pemotor Terlindas Truk Pengangkut Tank
Berita

Diduga Hendak Salip Iringan Kendaraan Militer, Pemotor Terlindas Truk Pengangkut Tank

Merdeka. com kacau Nasib nahas dialami seorang perempuan di Probolinggo, Jawa Timur. Perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu harus menyentak nyawa karena terlindas oleh truk pengangkut kendaraan tempur (ranpur) jenis Leopard milik Batalyon Kavaleri (YonKav) 8 Naga Singa Beji, Pasuruan.

Peristiwa naas itu terjadi pada Jumat (11/09) kira-kira pukul 15: 30 di Timah Raya Dringu, tepatnya di aliran Mall Pelayanan Publik Pemkab Probolinggo.

Dari informasi yang dihimpun, saat itu sedang melintas iring-iringan kendaraan TNI , yang dalam perjalanan pulang dari latihan di Situbondo. Iring-iringan kendaraan militer itu dikawal oleh Corps Polisi Militer (CPM) setempat.

Versi TNI, kecelakaan disebabkan oleh seorang pengandara sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam nopol N 3801 SA dengan berusaha menyalip iring-iringan kendaraan mengandung yang mengangkut RANPUR JENIS LEOPARD dari samping kiri. Pengendara itu berusaha menyalip dari pinggir jalan aspal.

Setelah berada di depan iring-iringan kendaraan yang paling depan, pengendara motor Honda Revo itu kemudian berusaha untuk naik ke jalan aspal. Tetapi nahas, motor justru terpeleset sehingga korban jatuh tepat di ajaran kendaraan paling depan pengangkut kendaraan tempur. Akibatnya, pengendara motor itu terlindas oleh kendaraan tempur hak TNI AD tersebut.

Laporan resmi Corps Polisi Militer (CPM) setempat menyebutkan, tidak terlihat identitas pada pengendara perempuan dengan langsung meninggal tersebut.

Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo, Iptu Nyoman Harayasa membenarkan perkara tersebut. Namun ia enggan menjelaskan lebih rinci.

“Kasusnya ditangani oleh Polisi Milter, kita dari Satlantas Polres Probolinggo hanya membantu saja, ” ujar Nyoman.

Beberapa saksi lengah menyebutkan, saat kejadian, personel TNI sempat melarang warga mengabadikan peristiwa kecelakaan. Namun sebuah rekaman video amatir sempat merekam kejadian dan tersebar di media sosial setempat. [gil]

Back To Top