Bareskrim Kirim Berkas Perkara Pendiri Pasar Muamalah ke Kejaksaan

bareskrim-kirim-berkas-perkara-pendiri-pasar-muamalah-ke-kejaksaan-1
Berita

Bareskrim Kirim Berkas Perkara Pendiri Pasar Muamalah ke Kejaksaan

Lepas. com – Bareskrim Mabes Polri telah melimpahkan berkas kasus Pendiri Pasar Muamalah, Saim Saidi terkait kasus penggunaan mata uang selain rupiah untuk jual beli ke Kejaksaan.

“Berkas sudah dikirim ke kejaksaan, ” tutur Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika saat dikonfirmasi, Minggu (11/4).

Menurut Helmy, pihaknya memang masih menunggu informasi dari kejaksaan terpaut kelengkapan berkas perkasa Zaim Saidi.

“Menunggu P21, ” jelas Helmy.

Penjaga menetapkan pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi sebagai tersangka atas Kausa 9 Undang-Undang Nomor satu Tahun 1946 tentang Adat Pidana dan pasal 33 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman kepala tahun penjara dan kompensasi Rp 200 juta.

Sebagai pengelola rekan, Zaim menentukan harga beli koin dinar dan dirham sesuai dengan harga dengan berlaku di PT Berjenis-jenis Tambang (Antam), dengan ditambahkan 2, 5 persen jadi keuntungan.

Dinar yang digunakan dalam transaksi di pasar tersebut bersifat koin emas seberat 4, 25 gram dan aurum 22 karat; sedangkan dirham yang dipakai berupa koin perak murni seberat dua, 975 gram.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menyelenggarakan penangkapan terhadap pendiri Rekan Muamalah, Zaim Saidi dalam Depok, Jawa Barat. Sebelumnya pasar tersebut sempat menjelma perhatian lantaran pembelian bahan di sana menggunakan dinar dan dirham.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membenarkan kabar penangkapan tersebut.

“Benar, ” tutur Rusdi saat dikonfirmasi, Rabu 3 Februari 2021.

Warga di sekitar Pasar Mualamah, RT3/4, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, sendiri telah mendengar pendiri Rekan Muamalah diamankan Polisi.

Salah seorang warga sekitar, Adi Pribadi (38) mengatakan, penangkapan pendiri Pasar Muamalah, yakni Zaim Zaidi diketahuinya dari media pemberitahuan. Keberadaan Pasar Muamalah tidak mendapatkan penolakan dari warga, namun warga mendapatkan hal positif dari keberadaan rekan tersebut.

“Positifnya warga yang tidak bisa mendapatkan bantuan zakat berbentuk sembako yang sebelumnya di kasih koin dan bisa di tukarkan di rekan itu, ” ujar Terpakai, Kamis (4/2).

Adi menjelaskan, koin dengan didapati warga sebelumnya diberikan dari pengurus Pasar Muamalah melalui pengurus lingkungan. Nantinya pengurus lingkungan akan menyampaikan koin seperti dirham atau koin emas untuk ditukarkan dengan sembako.

“Nukarinnya ya di kedudukan Pasar Muamalah, berupa sembako atau kebutuhan warga dengan ada di Pasar Muamalah, ” terang Adi.

Adi menyangkan penangkapan Zaim Zaidi akan berpengaruh terhadap penerimaan zakat yang diberikan pengurus Pasar Muamalah. Menurutnya, zakat yang diberikan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat.

“Kalau ditangkap otomatis pasar akan ditutup, kasian warga yang biasa dapat zakat sekarang jadi terhenti apalagi saat ini lagi zaman susah karena Covid-19, ” ucap Tinggi.

Sementara tersebut, warga lainnya yang mendapatkan zakat, Sidik mengakui menjelma salah satu penerima zakat dari Pasar Muamalah. Dirinya mendapatkan koin dirham buat ditukarkan dengan kebutuhan tumbuh di Pasar Muamalah.

“Kita dikasih membangun nih koin dirham belakang kita tukarkan, mau sembako atau mau apa tergantung kita, ” kata Benar.

Sidik mengutarakan, pemberian koin zakat dibanding pengurus Pasar Muamalah bersandarkan data yang diberikan pemimpin lingkungan. Pemberian koin diperuntukkan kepada masyarakat kurang sanggup di sekitar Pasar Muamalah.

“Dikasihnya cuma-cuma tapi sekarang sudah tidak ada, biasanya sebulan perut kali, ” tutup Benar.

Belasan distributor yang tergabung dalam Pasar Muamalah menjual barang-barang keinginan sehari-hari, seperti makanan, minuman dan pakaian dengan menggunakan uang dirham dan dinar.

Reporter: Nanda Perdana
Sumber: Liputan6. com [rhm]

Back To Top