161 Buruh Migran Dideportasi Malaysia ke Nunukan, 40 Orang Berangkat Secara Ilegal

161-buruh-migran-dideportasi-malaysia-ke-nunukan-40-orang-berangkat-secara-ilegal-1
Berita

161 Buruh Migran Dideportasi Malaysia ke Nunukan, 40 Orang Berangkat Secara Ilegal

Merdeka. com – Pemerintah Malaysia memulangkan 161 pekerja migran asal Nusantara (PMI) ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, di pusat pandemi Covid-19. Ratusan PMI yang dideportasi ini berlaku di wilayah kerja Konsulat Indonesia di Tawau, Sabah, Malaysia.

“Terdiri dari 125 laki-laki, 32 perempuan dan empat anak-anak, ” kata Kepala Menawan Perlindungan dan Pemberdayaan PMI BP2MI Nunukan, Arbain, Kamis (2/9).

Tempat menjelaskan, kedatangan ratusan PMI ini dengan pengawasan cermat dari Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan dengan langsung diuji usap PCR, di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Rabu (1/9) sekira pukul 14. 00-16. 00 WITA.

Mereka kini sedangkan dikarantina selama lima keadaan di Rusunawa Jalan Bujang Dewa di Kabupaten Nunukan sekaligus menunggu hasil ulangan PCR sebelum dipulangkan ke daerah asalnya atau zona halamannya.

Arbain menambahkan, menurut daerah pokok, mereka terdiri dari 94 orang dari Sulawesi Tenggara, empat dari Sulawesi Pusat, sembilan dari Sulawesi Barat, satu dari NTB, 10 dari NTT, 40 lantaran Kalimantan Utara, seorang daripada Kalimantan Timur, Riau, serta Maluku.

Lalu dari 161 PMI yang dideportasi pemerintah Malaysia di tengah pandemi Covid-19 tersebut terdiri dari 41 karakter yang berangkat ke Malaysia tanpa dokumen keimigrasian, 27 orang melebihi masa persetujuan tinggal, 54 kasus narkoba, dan 39 kasus kriminal biasa. [gil]

Back To Top